Google Webmaster Tools URL Parameters

Akibat dari penggunaan plugins translator menyisakan masalah duplikat konten pada blog terdiri duplicate title tags dan duplicate meta descriptions. Duplikat terjadi karena adanya tag judul yang sama namun memiliki url berbeda pada laman situs web yang sama akibat dari penerjemah yang menciptakan tautan baru dari artikel dalam berbagai bahasa yang diikuti pula meta descriptions. Google Webmasters Tools mengidentifikasi dan mencatat permasalahan ini yang baru saya ketahui setelah beberapa bulan tidak buka akun google webmaster tools. Memang blog ini hanyalah untuk eksperimen dan belajar ketika ada waktu luang dan tidak dikelola serius.

Meskipun Google akan tetap mengindeks dan meranking situs web yang punya masalah duplikat konten, namun menyarankan kepada webmaster agar menghindari duplikasi konten. Saran tersebut dapat diartikan Google tidak suka duplikasi konten. Permilik situs web juga diuntungkan peluang lebih banyak konten yang unik dari situs akan diindeks dan semakin banyak kunjungan yang berasal darai referensi mesin pencari. Duplikasi konten yang diindeks akan berebut indeks pada situs web yang sama atas duplicate title tags dan duplicate meta descriptions. Hal ini dari sisi Search Engine Optimization (SEO) kurang baik maka lebih baik ikuti saran Google.

Lanjutkan membaca “Google Webmaster Tools URL Parameters”

Delete Cache di cPanel

Delete Cahe. Setelah beberapa minggu tidak login cPanel, ternyata penggunaan ruang media penyimpan membengkak meskipun tidak aktif posting di blog. Dilihat dari Disk Space Usage pada folder /tmp menggunakan beberapa puluh MB dari file cache. Kasus ini mirip ketika memasang plugins Translator yang mendukung hingga 48 bahasa dengan pengaturan mendukung beberapa bahasa yang membuat kuota membengkak. Ternyata jika blog diterjemahkan dalam beberapa bahasa sama artinya punya blog dengan penggunaan ruang penyimpan sejumlah terjemahan bahasa yang digunakan dikalikan ruang yang digunakan pada blog bahasa Indonesia. Dari segi kepopuleran sangat baik karena diindex oleh mesin pencari dalam beberapa bahasa, namun dari segi media penyimpan sangat boros ruang (space) dan bandwith.

Pada direktori /home/username/tmp/analog terdapat file cache. Apabila file cache dihapus (delete cache) tidak berpengaruh serius terhadap kesehatan blog dan otomatis dibuat file cache baru dengan ukuran lebih kecil. Informasi web stats program dapat diketahui dari file angka (1-12) .html pada sirektori yang sama.

Pada file cache baris paling atas tertulis, “CACHE type 5 produced by analog 6.0/Unix. Do not modify or delete!” tapi setelah dihapus pun tidak terjadi kerusakan pada blog. Cache untuk Protokol HTTP (web) request pada blog dengan tujuan menghemat bandwith dan mempercepat pencarian saya gunakan plugins WP Super Cache dan DB Cache Reloaded Fix.

Lanjutkan membaca “Delete Cache di cPanel”