Akibat dari penggunaan plugins translator menyisakan masalah duplikat konten pada blog terdiri duplicate title tags dan duplicate meta descriptions. Duplikat terjadi karena adanya tag judul yang sama namun memiliki url berbeda pada laman situs web yang sama akibat dari penerjemah yang menciptakan tautan baru dari artikel dalam berbagai bahasa yang diikuti pula meta descriptions. Google Webmasters Tools mengidentifikasi dan mencatat permasalahan ini yang baru saya ketahui setelah beberapa bulan tidak buka akun google webmaster tools. Memang blog ini hanyalah untuk eksperimen dan belajar ketika ada waktu luang dan tidak dikelola serius.
Meskipun Google akan tetap mengindeks dan meranking situs web yang punya masalah duplikat konten, namun menyarankan kepada webmaster agar menghindari duplikasi konten. Saran tersebut dapat diartikan Google tidak suka duplikasi konten. Permilik situs web juga diuntungkan peluang lebih banyak konten yang unik dari situs akan diindeks dan semakin banyak kunjungan yang berasal darai referensi mesin pencari. Duplikasi konten yang diindeks akan berebut indeks pada situs web yang sama atas duplicate title tags dan duplicate meta descriptions. Hal ini dari sisi Search Engine Optimization (SEO) kurang baik maka lebih baik ikuti saran Google.