Cara Cegah Copy Semua Isi Web Site

Semua isi web site atau blog yang berbasis statis terdiri dari html semua laman, copy gambar, style sheets, JavaScript dan lain-lain dapat digandakan (copy) lalu disimpan dalam diska komputer. Struktur direktori dan hyperlink situs kloning sama seperti situs asli yang online dan dapat dijelajahi secara offline pada komputer. Pada Internet Explorer (IE) versi 5 terdapat menu make available offline sehingga tanpa aplikasi khusus untuk replika situs, namun IE versi yang lebih baru menu tersebut dihilangkan. Entahlah apa alasan Microsoft menghapus menu tersebut.

Menaruh file di situs web memang bertujuan untuk dibaca atau diunduh oleh pengunjung melalui browser, namun jika diunduh semua file yang seharusnya tidak tampak dengan aplikasi web copier atau web downloader maka ada peluang bagian-bagian yang rahasia ikut diunduh berkat kecanggihan aplikasi. Saya apabila dalam lingkungan jaringan internet yang cepat (fiber optic) suka mengunduh semua file dari suatu direktori situs hanya satu perintah tombol dengan DownThemAll ekstensi Firefox yang lebih cepat 4x pengunduhan daripada unduh satu per satu. Semua file yang diinginkan dari direktori akan pindah ke laptop dalam waktu singkat. Begitu pula apabila suatu situs isinya menarik maka akan saya copy dengan aplikasi web copier untuk tujuan dibaca offline demi penghematan biaya akses internet dan ketersediaan setiap saat.

Lanjutkan membaca “Cara Cegah Copy Semua Isi Web Site”

Optimasi Situsweb dengan GTMetrix

GTMetrix mengukur kecepatan loading website dengan dua kriteria PageSpeed(Google) dan YSlow (Yahoo!) lalu memberikan saran tentang cara membuat lebih cepat hingga skor mencapai 100. Selain menganalisis, GTMetrix memberikan cara lengkap agar situs dapat ditingkatkan skor sesuai kriteria Pagespeed dan YSlow. Seperti slogan partai politik lebih cepat lebih baik berlaku juga dalam dunia maya atau internet.

Pagespeed yang merupakan proyek eksperimen Google untuk menganalisis kecepatan situs lalu memberikan saran untuk meningkatkannya. Cara penggunaan tanpa melalui GTMetrix juga mudah sekali, buka Pagespeed di sini, ketik alamat website lalu klik ANALYZE. Beberapa detik kemudian tampil laporan skor dan beberapa bagian yang perlu dioptimasi, bila ada. Pada waktu yang sama skor blog ini menurut Pagespeed Goolge 99 sedangkan Pagespeed-nya GTMetrix 93. Beruntung masuk Grade-A untuk blog yang hosting pada server yang uptime-nya kurang baik, namun berkat bantuan plugins dan free CDN kelemahan dapat dikurangi.

Alasan perlu loading yang cepat pada website. Seorang pengunjung yang membuka situs web yang loadingnya lambat, maka akan segera pindah ke situs lain. Jika situs tersebut digunakan untuk bisnis, menghasilkan uang maka akan kehilangan kesempatan untuk meraih keuntungan. Saat ini harga bandwith masih relatif mahal, biaya langganan internet yang berbasis volume kuota dalam MB yang harganya Rp 0,5/kb yang akan dibayar pengunjung ketika membuka situs web melalui web browser. Di beberapa tempat di kota-kota kecil pulau Jawa, koneksi internet melalui operator seluler masih fakir bandwith, dengan kecepatan GPRS. Hanya mengunjungi halaman depan situs (home) pengunjung telah kehilangan duit beberapa ratus rupiah karena ukuran yang diunduh browser beberapa MB jika tidak dioptimasi.

Lanjutkan membaca “Optimasi Situsweb dengan GTMetrix”