Sebuah foto sebaiknya mempunyai satu pesan tema atau pokok pikiran yang menjelaskan kepada orang yang melihatnya. Sehingga bagian objek yang lain yang masuk dalam bingkai berfungsi sebagai aksesoris untuk mendukung, menjelaskan tema utama. Lebih sempit lagi foto mempunyai satu pusat perhatian utama atau point of interest (PoI) yaitu bagian mata terhenti pada suatu titik fokus yang paling menarik setelah menjelajahi seluruh bagian foto. Nah, jika foto tidak mempunyai PoI akan terkesan hambar, apalagi pengambilan gambar salah fokus, PoI kabur sedangkan bagian lain justru tajam. Foto yang baik pada umunya jika objek utama tajam dan lainnya kabur (blur) istilah dalam fotografi Depth of Field.
Bagian lain yang tidak kalah penting dalam fotografi adalah posisi objek dalam bingkai dan komposisi warna, gelap terang antara bagian yang menarik dan kurang menarik. Posisi objek di atas, tengah atau bawah, 1/3 bagian atau satu bingkai penuh akan membantu menciptakan foto yang menarik. Keseimbangan warna dan penempatan objek lebih banyak dipengaruhi oleh keterampilan fotografer, pada bagian ini kamera yang canggih tidak akan banyak membantu.
PoI menjadi bagian yang sangat penting dalam fotografi. PoI pada umumnya dibuat lebih tajam, warna yang berbeda, warna yang cerah dibanding dengan bagian yang melatarbelakangi atau objek sekitarnya agar menarik perhatian. Jika tidak ada perbedaan ketajaman antara pusat perhatian dan bagian lain maka objek utama menjadi kurang bermakna. Akan tetapi jika seluruh bagian gambar merupakan objek yang semuanya menarik, misalkan objek yang dipotret adalah pemandangan, maka tajam pada seluruh bagian juga baik dan PoI dibuat pada objek yang warna dan bentuknya mencolok.