Pemungutan Pajak Dana BOS oleh Bendahara

Pengertian Bendahara.

Pasal 1 (14) UU Tahun 2004 tentang Perbendaharan Negara, “Bendahara adalah setiap orang atau badan yang diberi tugas untuk dan atas nama negara/daerah, menerima, menyimpan, dan membayar/menyerahkan uang atau surat berharga atau barang-barang negara/daerah.

Pasal 1 (18) UU Tahun 2004, “Bendahara Pengeluaran adalah orang yang ditunjuk untuk menerima, menyimpan, membayarkan, menatausahakan, dan mempertanggungjawabkan uang untuk keperluan belanja negara/daerah dalam rangka pelaksanaan APBN/APBD pada kantor/satuan kerja kementerian negara/lembaga/pemerintah daerah.

Dari dua ayat pasal 1 bila diringkas syarat Bendahara adalah badan/orang (pegawai) yang mengelola uang negara dan berasal dari kantor/satuan kerja kementerian/lembaga/pemerintah daerah. Sehingga orang/pegawai yang mengelola uang Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dikategorikan sebagai Bendahara Pengeluaran adalah yang berasal dari kementerian/ lembaga atau pemerintah daerah. Dengan demikian sekolah swasta, lembaga pendidikan swasta, pesantren yang diberikan dana BOS oleh Kementerian Pendidikan Nasional tidak wajib memungut pajak-pajak yang harus dipungut Bendahara.

Lanjutkan membaca “Pemungutan Pajak Dana BOS oleh Bendahara”

Eklek

Eklek adalah wadah/tempat membawa sabit yang diikatkan di pinggang. Petani membawa eklek ketika pergi ke ladang dan sawah demi kepraktisan. Cangkul dan perlengkapan lain dipikul dan sabit dimasukkan dalam eklek. Pada saatnya sabit digunakan untuk memotong rumput atau dedaunan sebagai pakan ternak, dikeluarkanlah sabit dari wadahnya. Jika telah selesai dimasukkan lagi.

Disebut eklek karena pada saat dipakai berjalan, benturan antara sabit dan wadah yang berbahan kayu suaranya, eklek-eklek-eklek. Masing-masing eklek mempunyai suara khas sesuai dengan jenis bahan kayu, besar/kecil sabit, dan cara berjalan pemakainya. Seseorang dapat dikenali dari suara ekleknya ketika dia berjalan.

Alat ini dipakai oleh petani/peternak di wilayah pegunungan selatan Jawa Timur. Serombongan peternak yang berjalan di hutan membawa di atas kepala dedaunan untuk pakan ternak dan masing-masing mengenakan eklek dengan tingi rendah nada yang berbeda menghasilkan suara yang merdu.

Lanjutkan membaca “Eklek”