Ubuntu “humanity towards others” adalah sistem operasi komputer yang didistribusikan gratis (freeware) dengan lisensi GNU General Public License (GNU GPL) dan memanfaatkan kode sumber (source-code) sumber terbuka (open source) berbasis Linux mempunyai segudang kelebihan. Di balik kelebihan yang gratis untuk sistem operasi dan bermacam-macam aplikasi senilai puluhan juta rupiah, namun sedikit kekurangan Ubuntu yang dialami pengguna dapat membuat sakit kepala semalam karena harus mencari penyelesaian masalah secara mandiri.
Versi Ubuntu 11.04 tidak mengalami masalah, sukses instalasi pada pengaturan (hard disk) diska Redundant Array of Independent Disks (RAID) level 1 mirroring, dengan penyalinan data (redundan) yang sama pada diska lain. Dua diska dengan kapasitas sama akan mempunyai data yang sama persis (mirror) sehingga jika salah satu diska secara fisik rusak data dapat diselamatkan dengan data pada diska yang lain. Total kapasitas dari dua diska pada gambar 2x 640 GB hanya separuh yaitu 640 GB.
Lanjutkan membaca “Ubuntu 11.10 Oneiric Ocelot 64 bit Error RAID”