Kategori: Lain

Sikap Ilmuwan sebagai Peneliti

Pada dasarnya semua orang pernah melakukan penelitian walaupun menggunakan metode penelitian non ilmiah (unscientific) karena dorongan rasa ingin tahu, untuk mendapatkan kebenaran. Namun ketika seseorang peneliti menggunakan metode penelitian ilmiah (scientific research) sering menemukan hambatan. Di samping peneliti dituntut menguasai cabang ilmu pengetahuan yang ada hubungan dengan masalah yang diteliti, untuk mengurangi hambatan, peneliti juga harus memiliki sikap-sikap yang dibutuhkan seorang ilmuwan sebagai peneliti yaitu:

  1. Objektif, faktual, yaitu peneliti harus memiliki sikap objektif dan peneliti memulai pembicaraannya berdasarkan fakta;
  2. Open, fair, responsible, yaitu peneliti harus bersikap terbuka terhadap  berbagai saran, kritik, dan perbaikan dari berbagai kalangan. Begitu pula peneliti harus bersikap wajar, jujur dalam pekerjaannya, serta dapat mempertanggungjawabkan semua pekerjaannya secara ilmiah;
  3. Curious, wanting to know, yaitu peneliti harus memiliki sikap ingin tahu terutama kepada apa yang diteliti dan senantiasa haus akan pengetahuan-pengetahuan baru. Berarti bahwa peneliti adalah orang-orang yang peka terhadap informasi dan data;
  4. Inventive always, yaitu peneliti harus memiliki daya cipta, kreatif, dan senang terhadap inovasi.

Selamatkan Hutanku

Hutan Papua yang merupakan paru-paru dunia, terbentang sepanjang pulau, dari barat sampai ujung timur, Sorong hingga Merauke. Budaya masyarakat setempat yang hidupnya menyatu dengan alam, perlu ritual tertentu sebelum menebang pohon, tentu terusik dengan kedatangan mesin-mesin dan alat berat yang menebang pohon tanpa ampun. Kehancuran mengancam hutan Papua setelah pulau-pulau lain habis hutannya. Kualitas kayu jenis Matoa dan Merbau yang mempunyai harga jual di pasaran internasional sangat tinggi menarik banyak investor luar negeri. Antusiasnya berburu “emas hijau” ini tidak kalah seru dengan berburu emas sungguhan di gunung-gunung emas Papua.

Nah jika para investor pemegang Hak Pengusahaan Hutan (HPH)  kurang peduli menanam kembali pohon yang telah ditebang, maka nasib hutan Papua akan sama dengan di pulau Kalimantan dan Sumatera. Hutan akan gundul, tandus, kering di saat kemarau, banjir di musim hujan.

Foto: Hutan Papua 2008

Hutan Rusak di Papua

 

 Hutan Rusak