Pasar di Papua

Pasar Papua

Suasana Perdagangan di Pasar Tradisonal Papua 2007

Keunikan cara jual beli di pasar Papua tidak berdasarkan berat yang biasa diukur dengan timbangan, namun barang dikelompokkan berdasarkan jumlah tertentu dan diberi harga pas. Kelipatan harga pembulatan dalam ribuan penuh, harga segala macam barang relatif mahal sehingga uang kecil, koin dibawah seribu rupiah jarang dijumpai. Gambar di atas pedagang menjual buah pinang yang telah menjadi tradisi dimakan hampir semua orang, laki-laki dan perempuan,  tua-muda segala usia.

Penghubung Antar Pulau

Kapal Sinabung di Pelabuhan Serui
 

Kapal Sinabung di Pelabuhan Biak

Kapal Putih sebutan bagi kapal berukuran besar yang memuat ribuan penumpang, sangat dirasakan keberadaannya sebagai sarana transportasi yang menghubungkan kota-kota di wilayah pantai Papua. Kapal Sinabung melayani trayek Jakarta – Jayapura.

Kedatangan kapal memberi banyak harapan, yaitu membawa penumpang dari pulau yang satu ke pulau lainnya, juga barang-barang kebutuhan warga Papua yang dibawa dari Pulau Jawa. Setiap kedatangan kapal ini dalam rentang waktu sekitar seminggu sekali, menjadikan kota-kota yang disinggahi menjadi ramai sesaat, membawa kegembiraan. Hore… kapal putih datang… kapal putih datang… segala kegiatan aktifitas ekonomi terarah menuju ke pelabuhan untuk menurunkan barang atau menaikkan barang, menjemput atau mengantar kerabat yang hendah berlayar. Atau sebagian masyarakat dapat menjadikan hiburan dengan melihat kedatangan kapal ini. Foto (2007)