Arsip Kategori: Tips dan Triks Fotografi

Artikel belajar motret berdasarkan pengalaman sendiri. Artikel ini catatan pribadi, bukan tulisan ilmiah maupun didasari referensi dari para pakar sehingga jika pembaca mengalami kesesatan akibat mengikuti langkah-langkah pada artikel saya tidak bertanggung jawab dan tidak dapat dimintai pertanggungjawaban.

Tips Memilih Kartu Memori

Setiap kamera digital punya media penyimpan hasil pemotretan. Pada umumnya kamera menggunakan media penyimpan, Secure Digital (SD) Card (<4GB), SD High Capacity (4-32GB), SD Extended Capacity (>32GB),  Micro SD, Memory Stick ProDuo,  dan Compact Flash (CF). Beberapa jenis kamera bahkan mendukung penggunaan beberapa jenis kartu memori dan dapat digunakan bersama-sama sehingga jika salah satu kartu rusak tidak kehilangan file, file hasil pemotretan tersimpan di kartu lain. Kapasitas kartu memori dari tahun ke tahun meningkat pesat dengan selisih harga yang tidak terlalu tinggi. Konsumen mempunyai banyak pilihan ketika membeli kartu memori dari banyak merk pula. Tips memilih kartu memori, saya mempunyai tiga kriteria sebagai pertimbangan kapasitas, kecepatan, dan merk.

Kapasitas Disesuaikan Kebutuhan

Output file foto kamera kurang lebih 6MB JPG dan 12MB RAW, kapasitas SDHC 8GB yang saya beli awal tahun 2009 di Mangga Dua Jakarta cukup untuk memotret setengah hari. Jika saya yakin dengan hasil pemotretan dan memilih disimpan format JPG, kapasitas 8GB cukup untuk memotret seharian. Kapasitas memori ideal tergantung kebiasaan memotret, pengaturan resolusi piksel gambar, dan memilih format file penyimpanan.

Meskipun harga kartu memori kapasitas 8GB dan 16GB selisih sedikit, saya memilih kapasitas lebih rendah dengan pertimbangan kemampuan kamera dan kemungkinan mengalami kehilangan banyak file ketika kartu memori rusak. Kamera akan cenderung makin lambat (lag) ketika membaca dan menulis jumlah file yang sangat banyak dalam satu kartu memori. Jika kapasitas kartu memori besar rusak akan kehilangan banyak file pula. Solusinya saya memilih kapasitas cocok dengan kebutuhan untuk pemotretan yaitu kapasitas ideal 8GB beberapa buah, ketika kapasitas hampir penuh ganti kartu lain demi alasan keamanan data. Akan tetapi ketika memotret mode penyimpanan RAW, saya selalu menggunakan ukuran memori kapasitas 16GB. Harga memori kapasitas 16 GB kurang dari separuh dibanding harga tahun 2010. Awal tahun 2012 memori merk Sandisk Ultra kapasitas 16GB kecepatan 30MB/s di toko langganan saya (Pantai Foto timur alun-alun Malang) dijual dengan harga Rp 160.000,-.

Lanjut membaca

Foto Bertema

Sebuah foto sebaiknya mempunyai satu pesan tema atau pokok pikiran yang menjelaskan kepada orang yang melihatnya. Sehingga bagian objek yang lain yang masuk dalam bingkai berfungsi sebagai aksesoris untuk mendukung, menjelaskan tema utama. Lebih sempit lagi foto mempunyai satu pusat perhatian utama atau point of interest (PoI) yaitu bagian mata terhenti pada suatu titik fokus yang paling menarik setelah menjelajahi seluruh bagian foto. Nah, jika foto tidak mempunyai PoI akan terkesan hambar, apalagi pengambilan gambar salah fokus, PoI kabur sedangkan bagian lain justru tajam. Foto yang baik pada umunya jika objek utama tajam dan lainnya kabur (blur) istilah dalam fotografi Depth of Field.

Bagian lain yang tidak kalah penting dalam fotografi adalah posisi objek dalam bingkai dan komposisi warna, gelap terang antara bagian yang menarik dan kurang menarik. Posisi objek di atas, tengah  atau bawah, 1/3 bagian atau satu bingkai penuh akan membantu menciptakan foto yang menarik. Keseimbangan warna dan penempatan objek lebih banyak dipengaruhi oleh keterampilan fotografer, pada bagian ini kamera yang canggih tidak akan banyak membantu.

PoI menjadi bagian yang sangat penting dalam fotografi. PoI pada umumnya dibuat lebih tajam, warna yang berbeda, warna yang cerah dibanding dengan bagian yang melatarbelakangi atau objek sekitarnya agar menarik perhatian. Jika tidak ada perbedaan ketajaman antara pusat perhatian dan bagian lain maka objek utama menjadi kurang bermakna. Akan tetapi jika seluruh bagian gambar merupakan objek yang semuanya menarik, misalkan objek yang dipotret adalah pemandangan, maka tajam pada seluruh bagian juga baik dan PoI dibuat pada objek yang warna dan bentuknya mencolok.

Lanjut membaca