Arsip Kategori: Serbaneka TI

Artikel Teknologi Informasi dan Komunikasi. Bukan artikel yang serius, hanya ketika saya beli komputer, ponsel atau gadget lainnya rusak dan diperbaiki sendiri lalu didokumentasikan di blog ini.

Cara Terbaru Sedot Pulsa

Bisnis telekomunikasi seluler di Indonesia dengan jumlah penduduk yang besar menggiurkan investor dari mana pun untuk investasi di negeri ini. Ditambah masyarakat permisif terhadap etika bisnis semaunya investor untuk menyedot pulsa pelanggan dengan cara-cara yang tidak bijak, curang alias haram yang terus dilakukan dengan cara baru yang kreatif dan pelanggan tanpa daya melawan kerakusan korporasi. Pengawasan yang longgar dari pihak yang berwenang dan tidak adanya sanksi ke operator telekomunikasi yang “nakal” membuat semakin marak etika bisnis yang tidak baik (curang) terus dilakukan secara masif.

Meskipun DPR telah membentuk Panja Mafia Pulsa untuk mengusut penyedotan pulsa yang sejak bulan Oktober 2011 telah dihentikan, namun di luar dugaan awal bulan Nopember ini saya menjadi korban dengan cara yang baru. Tragedi dimulai ketika seperti bulan-bulan sebelumnya mengisi abonemen bulanan prabayar koneksi internet dengan voucher isi ulang. Jenis voucher yang digunakan adalah voucher (I*2) khusus untuk koneksi internet, tidak dapat diisikan untuk langganan panggilan suara maupun pesan. Pada voucher ditulis berlaku hingga 10 Desember 2012 lengkap dengan petunjuk pengisian. Kepercayaan yang saya  coba bangun runtuh berkali-kali. Nama besar perusahaan dengan puluhan juta pelanggan bukan jaminan telah menjalankan etika bisnis yang baik namun justru tak bermoral.

Lanjut membaca

Rahasia Sukses Implementasi TI

Mesin Ketik

Ilustrasi: Dari Flickr Mesin Ketik yang kini digantikan komputer

Foto dari Flickr: Isnan Wijarno

Embed Flickr Image: Click Picture to Enlarge

 

Rob Kling dari Universitas Indiana, Bloomington AS membuat pusat kajian ilmu informatika sosial. Pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) mengubah pranata sosial, tidak hanya pada organisasi dan muncul fenomena baru ketika orang menggunakan TI. Di antaranya yang tumbuh subur adalah situs-situs user generated content dan social media, Facebook, twitter, dsb. Maka investasi TI yang berhasil wajib memperhitungkan perubahan sosial yang akan dialami penggunanya ketika akan berubah dari kebiasaan sebelumnya.

Lanjut membaca