Arsip Kategori: TI

Kumpulan artikel teknologi informasi dan komunikasi ini berisi catatan pengalaman pemakaian gadget dengan segala permasalahan dan cara perbaikannya.

Tetikus Pena – Pen Mouse Review

Mouse atau tetikus adalah peranti penunjuk (pointing device) yang penggunaannya digerakkan seperti tikus yang sedang berjalan mengendus lalu tunjuk, klik, dan seret pada titik yang diinginkan. Pada waktu ditemukan pertama kali bentuknya juga mirip tikus yaitu dengan penghubung kabel menjulur yang mirip ekor tikus. Penggunaan tetikus semakin optimal sejak sistem operasi komputer berbasis grafik GUI (Graphical User Interface). Sistem operasi berbasis teks tidak terlalu banyak menggunakan tetikus, namun sejak berbasis grafik tetikus mutlak perlu, apabila tanpa tetikus akan mengurangi kenyamanan pengguna.

Pada saat jalan-jalan lihat Festival Komputer Indonesia di JEC bulan Juni 2011, melihat kesana-kemari tidak menemukan teknologi baru, ada satu hal yang menarik adalah tetikus pena (pen mouse) merk Genius. Bentuk maupun penggunaannya berbeda dengan jenis tetikus yang selama ini saya gunakan. Kenyamanan, sensasi yang berbeda, dan dapat mengurangi kebosanan menggunakan tetikus konvensional. Kelebihan lain, respon dan kontrol kursor yang lebih baik dibanding jenis mouse nirkabel/wireless biasa.

Paket tetikus yang dijual tersebut berisi CD driver instalasi untuk seting penggunaan tangan kanan atau kiri, perangkat tetikus penaterdiri dari  transmitter dan receiver 2,4 Ghz dengan koneksi model USB, baterai AAA alkaline, buku pentunjuk, mousepad, dan dompet penyimpan. Bagian koneksi USB yang di laptop dapat selalu ditancapkan apabila khawatir jatuh/hilang tanpa mengganggu kenyamanan ketika laptop disimpan atau dibawa karena bentuknya yang mungil.

Lanjut membaca

Ubuntu 11.04 (Natty Narwhal) 64 bit

Arsitektur prosesor buatan tahun 2008 dan sesudahnya sebagian besar telah mendukung sistem operasi versi 64 bit. Begitu pula produksi Random Access Memory (RAM) semakin besar kapasitas per kepingnya hingga melebihi batasan yang dikenali oleh sistem 32-bit yang hanya 4 GB. Sayang sekali apabila perangkat keras yang telah dibeli tersebut tidak digunakan secara optimal. Apalagi komputer digunakan untuk mengolah file dengan ukuran besar, editing video, foto,  dan aplikasi berat yang rakus memori.

Beda sistem 32 bit dan 64 bit.

Lanjut membaca