Arsip Kategori: CMS

Content Management System Joomla! and WordPress ini pun kebetulan saya pernah menggunakannya. Nah melalui pengalaman pribadi lalu berbagi cerita melalui blog ini juga.

Valid HTML

Hyper Text Markup Language (HTML) merupakan bahasa yang digunakan untuk menampilkan halaman web site agar informasi dalam dokumen dapat diterjemahkan/diinterpretasikan dengan akurat oleh peramban (browser) sebagai penjelajah web sites atau internet. HTML adalah bahasa yang menggabungkan teks dengan instruksi pemformatan dokumen Bahasa Markah  (Markup Language) agar komunikasi antar komputer yang tersambung dalam jaringan internet (World Wide Web) mampu menerjemahkan bahasa dalam dokumen yang diunduh dari server.

HTML digunakan sebagai standar untuk menampilkan halaman web sites. Dokumen HTML berisi tulisan yang merupakan perintah, tanda/markah, kode atau tag yang akan diterjemahkan browser. Berkembangnya internet menuntut adanya bahasa yang mampu menerjemahkan elemen dokumen dari berbagai format yang dikembangkan oleh beberapa pengembang perangkat lunak. Dengan demikian perlu dikembangkan bahasa standar perintah pemformatan dokumen.

Standarisasi HTML dikelola oleh World Wide Web Consortium (W3C). Versi terbaru HTML saat ini adalah HTML5. Agar isi dokumen yang ditulis sesuai standarisasi yaitu dalam format HTML dapat diterjemahkan/ditampikan perlu  browser. Browser populer di antaranya Google Chrome, Internet Explorer, Opera, Mozilla, dan Safari. Multimedia yang disisipkan pada dokumen HTML agar dapat ditampilkan dengan sempurna kadang-kadang perlu aplikasi pihak ketiga di antaranya, Java dan Adobe Flash Player plugin. Lanjut membaca

Add Expires Headers

Mengatur jangka waktu daluarsa (add expires headers) terhadap file-file yang jarang diubah di situs web merupakan salah satu triks mempercepat loading situs web. Pengaturan expires headers tidak berpengaruh terhadap pengunjung situs pertama kali membuka situs web, namun akan menambah kecepatan loading dan mengurangi permintaan ke server terhadap kunjungan kedua dan seterusnya, kecuali cache pada peramban (browser) dihapus.

Peramban akan menyimpan berkas file yang sebelumnya diunduh dalam bentuk cache sampai dengan adanya pemberitahuan jangka waktu daluarsanya. Apabila masa daluarsa telah dilampaui, peramban akan mengunduh ulang file baru. Apabila tidak ditentukan masa daluarsanya, peramban akan mengunduh setiap membuka alamat situs web. Keuntungan pengaturan expires headers akan mempercepat loading situs web karena penggunaan file-file yang ada di cache peramban sehingga menyingkat waktu, menghemat bandwith, dan mengurangi jumlah permintaan (HTTP requests) ke server. Lanjut membaca