Arsip Kategori: Kuliner

Artikel kuliner wisata nusantara ini berisi pengalaman makan dan minum di warung makan kemudian terasa enak dan berbagi cerita di blog ini.

Kuliner Solo Soto Bati’ah

Kuliner di Solo/Surakarta pada malam hari tidak akan kesulitan mencari tempat dan pilihan makanan karena di trotorar sepanjang jalan protokol di tengah kota menjadi tempat menjajakan makanan. Di Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Muwardi banyak sekali pilihan warung tenda yang menjual berbagai macam makanan dan minuman. Pilih warung mana saja tidak akan salah dan menemukan kenikmatan. Harganya pun “bersahabat” dengan pengunjung dari luar kota, alias tidak dibedakan antara pembeli lokal dan luar kota serta tidak mahal.

Pada pagi hari pilihan jenis makanan dan warung relatif sedikit. Pilihannya nasil pecel, nasi liwet, dan nasi soto. Pilihan nasi soto saya merekomendasikan Soto Bati’ah di Jalan Sam Ratulangi no 33, Joho Manahan Solo, sebelah barat Stadion Manahan. Lokasi warung dari Jalan Slamet Riyadi belok kiri melalui Jalan Muwardi setelah melewati rel lalu belok kiri lagi mengikuti jalan di samping rel arah ke barat. Letak warung di sebelah kiri jalan dan mudah ditemukan karena ramai dengan pengunjung yang memarkir mobil di depan warung.

Lanjut membaca

Tahu Pojok Magelang

Tahu Pojok adalah sebutan warung yang menjual kupat tahu makanan khas Magelang. Dikenal tahu pojok karena pada mulanya letak warung di pojok alun-alun Magelang yang berdiri sejak tahun 1952. Sekarang letak warung tahu pojok di Jalan Tentara Pelajar kios no 14 Magelang,  jalan satu arah dari arah Akademi Militer (Akmil) menuju alun-alun kota Magelang. Warung dicat warna kuning yang sebelumnya hijau, tepatnya di depan bank Mandiri Syariah. Pemilik warung yang menjual menu kupat tahu ini Bu Setu.

Beberapa warung yang menjual menu serupa di kios dekat tahu pojok, Jalan Tentara Pelajar sama nikmatnya tetapi menurut selera saya yang paling tepat adalah tahu pojok Bu Setu. Beberapa pengunjung dari luar kota di warung ini selain makan nampaknya mengenang kembali masal lalu ketika di Magelang. Nampaknya zaman dulu mereka mengantar kerabatnya atau siswa di Akmil dan warung pojok lah tempat makan favorit pada masanya maka ketika kini mereka menjadi pejabat mengunjungi dan makan kembali di warung itu lagi. Salah satu mantan pejabat negara fotonya ketika mengunjungi warung, terpampang di warung tahu pojok.

Kupat tahu tentu saja isinya ketupat dan tahu. Tahu digoreng dengan api dari arang lalu dipotong-potong, ditambah sayur-sayuran, kubis, tauge, dan bawang goreng lalu disiram bumbu/sambal kacang, gula merah dan disajikan dengan ketupan. Tingkat kepedasan, tidak pedas, sedang, dan pedas dapat diminta sebelum makanan disajikan. Lezat sekali rasanya, apalagi dimakan dengan lauk sate udang goreng seharga Rp 2.000 per tusuk.

Berapa sih harga seporsi kupat tahu?

Lanjut membaca