Upgrade USB Versi 2.0 ke 3.0

Setiap pengguna komputer PC dan notebook pasti mengenal port USB, entah versi 1.0, 2.0 maupun 3.0. Port USB merupakan interface paling populer untuk menghubungkan berbagai perangkat, input device (keyboard, mouse, joystick, scanner), atau perangkat lain (printer, kamera, smart phone, dan lain-lain) dengan komputer. Secara fisik ukuran USB 3.0 sama, namun inti kabel USB 3.0 lebih besar daripada kabel USB 2.0. Hal yang paling gampang untuk membedakan adalah USB 2.0 pada umumnya berwarna putih, hitam, atau merah sedangkan USB 3.0 warna biru pada bantalannya (lihat gambar 1).

Sebenarnya ada beberapa port lebih cepat transfer datanya ketika tersambung dengan media penyimpanan maupun perangkat eksternal pada era USB.2.0 yaitu eSATA (External Serial Advanced Technology Attachment) dan FireWire atau populer juga dengan sebutan standar kabel data antar-muka berseri IEEE 1394 yang pada umumnya pada camcorder menyediakan port ini. FireWire ada dua tipe yaitu FireWire 400 dengan kecepatan rata-rata transfer data 400 megabit per detik (Mbps) dan FireWire 800 dengan kecepatan rata-rata transfer data 800 megabit per detik (Mbps) dibanding USB 2.0 yang hanya 480 mbps. Kini dengan adanya USB 3.0 kemampuan transfer data eSATA dan FireWire telah tersaingi dan tergantikan penggunaannya.

Alasan kenapa pentingnya menggunakan USB 3.0

Alasan utama pentingya pindah ke USB 3.0 adalah kecepatan transfer data USB 3.0 sekitar 3.2 Gbps (400 MB/s), dan secara teori dapat mencapai 5 Gbps. Kecepatan transfer USB 3.0 sampai 10x lipat dari kecepatan USB 2.0. Di samping itu USB 3.0 menggunakan teknologi transfer data dua arah (full duplex). Alasan lain USB 3.0 ini tetap bisa digunakan (kompatibilitas) pada port USB 2.0, dengan konsekuensi kecepatannya mengikuti kecepatan transfer data USB 2.0. Perangkat Flash Disk, Hard Disk Ekternal maupun perangkan lain yang menggunakan USB 3.0 kini kian banyak beredar di pasaran seiring dengan kebutuhan mentransfer data dalam ukuran besar dan cepat. Pengguna komputer yang sering transfer data dalam ukuran besar adalah yang paling membutuhkan USB 3.0.

Gambar 1 Kabel dan Flash Disk USB 3.0

USB 3.0 Flash Disk

Upgrade USB 2.0 ke 3.0

Mainboard yang diproduksi dalam 10 tahun terakhir pada umumnya telah tersedia slot PCI-Express x4, x8 atau x16 untuk VGA Card. Nah slot PCI-Express ini dapat digunakan disambungkan controller-card PCI-e to USB 3.0. Slot PCI-e untuk USB 3.0 yang tersedia di pasaran menawarkan jumlah port 2 dan 4 yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pembeli. Sayangnya USB 3.0 yang menggunakan slot PCI-e akan tersedia port USB 3.0 di bagian belakang casing. Agar dapat dipanjangkan, mudah dijangkau di bagian depan, perlu tambahan hub USB 3.0 yang harganya di atas Rp 100 ribuan untuk jenis yang berkualitas.

Gambar 2 Contoh port USB 2.0 dan 3.0 back panel serta port USB di motheboard

USB 2.0 and USB 3.0 port

Upgrade USB 3.0 dengan Front Panel

Jika motherboard Anda diproduksi dalam kurun lima tahun terakhir mestinya telah tersedia port USB 3.0. Saya membeli motherboard pada awal tahun 2011 telah disediakan 2 port USB 3.0 di bagian belakang casing dan tersedia port di motherboard untuk disambungkan dengan USB 3.0 front panel (gambar atas kanan bawah panah biru). Jumlah pin untuk USB 2.0 dan 3.0 berbeda. Amati, jika motherbard Anda terdapat port USB 3.0 seperti gambar di atas (kanan bawah) yang letaknya dekat port ATX power 24 pin, maka dapat disambungkan dengan USB 3.0 front panel (gambar 3).

Gambar 3 Front Panel USB 3.0

USB 3.0 Front Panel

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *