Remove Query Strings from Static Resources

File CSS dan Javascript yang digunakan pada theme WordPress karena sifat script yang sering diperbarui maka dipanggil dengan query string (?) agar selalu menggunakan versi terbarunya. Padahal file CSS dan javascript itu sendiri bersifat statis yang dapat diakses langsung tanpa melalui query agar lebih efektif dan efisien, kecuali file mengalami perubahan versi. File-file tersebut dipanggil dari fungsi pada file functions.php theme WordPress yang diaktifkan.Saya baru saja tahu tentang masalah ini dari rekomendasi Google Page Speed agar file-file statis dipanggil tanpa query, tolong dikoreksi jika pemahaman saya salah.

Theme Twenty Twelve blog ini menggunakan menggunakan jQuery, namun jika menggunakan jQuery maupun CSS dari file (external CSS/Javascript) yang tersimpan pada server penyedia jasa share hosting membutuhkan waktu loading relatif lama. Untuk menyingkat waktu loading, meningkatkan kinerja, saya percaya reputasi server Google yang pasti loading lebih cepat jika memakai Google Library. Google di CDN-nya menyediakan gratis file-file yang menjadi standar desain web atau digunakan pada theme CMS.

File jQuery bersifat statis dan fungsi query (?) digunakan untuk mencari versi terbarunya, sedangkan perubahan versi tidak tiap bulan, maka menggunakan link langsung ke file asal terbaru merupakan cara terbaik (menurut saran Google Page Speed). Alasannya mungkin begini, “Kenapa harus di-query (?) jika alamat URL file-nya telah diketahui?” Versi terbaru file-file yang disediakan Google dapat dilihat di Google Library. Alternatif lain jika tidak puas dengan kode yang disediakan Google, dapat membuat kode sendiri dan menitipkan pada server Google di Project Hosting Google Code, lalu javascript eksternal tersebut URL-nya ditautkan ke blog.

Secara umum apabila file-file external CSS/Javascript sangat banyak, kode query strings dapat dicoba dinonaktifkan dari functions.php dengan kode berikut ini:

Apabila kode tersebut tidak berfungsi optimal, tahap berikutnya menonaktifkan satu per satu jQuery dengan cara di-deregister dari functions.php lalu meregister URL file javascript. Contoh untuk deregister dan register jQuery dari Google Library, file yang lain dapat disesuaikan URL-nya. Fungsi yang digunakan berikut ini:

Cara di atas dapat mengatasi masalah (resolved) komponen remove query strings from static resources pada blog ini sesuai aturan PageSpeed Insight. Cara lain jika CSS atau JavaScript berukuran kecil, dapat disisipkan pada header menjadi inline small CSS dan inline small JavaScript.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *