Letak File Statis di Situs Web

Beberapa situs top dunia, Yahoo!, YouTube, dan Amazon menampatkan file statis berupa gambar di alamat domain yang lain. Yahoo! Menggunakan alamat yimg.com, YouTube menggunakan ytimg.com, dan Amazon beralamat images-amazon.com. Mereka menempatkan file statis di alamat yang berbeda bukan tanpa sebab atau iseng saja. Alasannya demi kecepatan loading situs web, karena semakin cepat semakin baik.

Browser hanya akan mengakses beberapa file statis dalam waktu bersamaan dari satu alamat domain. Menempatkan file gambar pada alamat domain yang lain adalah solusi yang baik asal server yang melayani permintaan akses gambar juga baik kinerjanya. Kelebihan menempatkan pada alamat domain yang lain juga akan menyelesaikan masalah cookies dibanding menempatkan pada subdomain. Tapi blog ini hanya menempatkan file statis pada subdomain untuk mendapatkan tambahan kecepatan pada saat peramban mengakses artikel. Tidak mampu meniru Yahoo! maupun Amazon yang membeli alamat baru untuk file statisnya, karena paket hosting blog ini memilih paket share hosting hemat dengan konsekuensi uptime buruk dan fakir bandwith.

Penempatan file statis atau gambar kami letakkan di subdomain http://static.isnan-wijarno.com dengan masalah baru cookies free. Harapannya dapat menambah sedikit kecepatan loading yang sering megap-megap.

Agar semua file gambar dapat dipindahkan dari letak default di http://namadomain.com/wp-content/uploads ke http://static.namadomain.com/wp-content/uploads, maka perlu diubah  dari menu media settings Dashboard WordPress.

Media Settings

Option -> Media -> Uploading files

Store uploads in this folder diisi

/home/XX9000/public_html/static/wp-content/uploads

Alamat domain di cPanel hosting nama user XX9000 dan folder static terletak di direktori public_html.

Full URL path to files

Diisi dengan URL http://static.isnan-wijarno.com/wp-content/uploads

Save Changes

 
Upload file gambar akan pindah ke subdomain. File-file gambar yang telah diupload sebelumnya dapat juga dipindahkan ke direktori static dengan copy paste. Sedangkan tautan artikel lama dapat dipindahkan secara otomatis dengan plugin Velvet Blues Update URLs.

Setelah seting media file statis selesai kemudian dicoba buka artikel, ternyata kecepatan bertambah sedikit. Kinerja pada saat artikel ini dibuat menurut GTMetrix berada pada skor 99 dan 98 dan ToolsPingdom mendapat skor 91/100. Skor tersebut tentu berkat penggunaan Content Delivery Network (CDN) gratisan yaitu Cloudflare yang meningkatkan uptime, fitur keep-alive dan menghemat bandwith.

Satu gagasan untuk “Letak File Statis di Situs Web

  1. Julidarma

    Kalau cara aman untuk menghapus file di cpanel gimana gan?

    "Hapus dari menu Legacy File Manager (file manager v 2) gan, sehingga jika berdampak situs web jadi rusak karena file yg di hapus, maka dapat di-restore dari ikon Trash."

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *