Eklek

Eklek adalah wadah/tempat membawa sabit yang diikatkan di pinggang. Petani membawa eklek ketika pergi ke ladang dan sawah demi kepraktisan. Cangkul dan perlengkapan lain dipikul dan sabit dimasukkan dalam eklek. Pada saatnya sabit digunakan untuk memotong rumput atau dedaunan sebagai pakan ternak, dikeluarkanlah sabit dari wadahnya. Jika telah selesai dimasukkan lagi.

Disebut eklek karena pada saat dipakai berjalan, benturan antara sabit dan wadah yang berbahan kayu suaranya, eklek-eklek-eklek. Masing-masing eklek mempunyai suara khas sesuai dengan jenis bahan kayu, besar/kecil sabit, dan cara berjalan pemakainya. Seseorang dapat dikenali dari suara ekleknya ketika dia berjalan.

Alat ini dipakai oleh petani/peternak di wilayah pegunungan selatan Jawa Timur. Serombongan peternak yang berjalan di hutan membawa di atas kepala dedaunan untuk pakan ternak dan masing-masing mengenakan eklek dengan tingi rendah nada yang berbeda menghasilkan suara yang merdu.

Eklek

Flick Image by Isnan Wijarno

Click Image to Enlarge

Di Pacitan ada tari Eklek yang menggambarkan kehidupan sehari-hari petani pedesaan dalam menggembala ternak.

Eklek merupakan aksesoris yang cocok dipakai oleh petani/peternak sebagaimana orang perkotaan mengenakan ponsel di dompet yang diikatkan di pinggang.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *