Melamar Sang Gadis

Untuk melamar sang gadis pujaan, calon pengantin di Biak Papua harus bersabar mengumpulkan keramik yang harganya mahal jumlahnya puluhan, perabot rumah tangga misalkan piring keramik yang jumlahnya ratusan, dan sejumlah uang sebagai mas kawin. Harus bersabar menunda perkawinan apabila belum dapat memenuhi mas kawin.

Saat mengantar mas kawin, anggota keluarga, para tetangga ikut beramai-ramai berjalan kaki membawa mas kawin sambil diiringi tari-tarian dan musik sepanjang jalan menuju rumah sang gadis. Setelah sampai di rumah calon pengantin perempuan, mas kawin dikumpulkan, dihitung, dibuat berita acara lalu para tamu dijamu hidangan makanan dan minuman. Kemudian bisa menikmati alunan musik dan menari-nari sepuasnya.

Bendera merah putih yang selalu ada bukan termasuk mas kawin, namun adat yang menunjukkan kecintaan pada Indonesia.

Ritual Lamaran di Biak

 

Mengantar Mas Kawin Adat Biak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *